PBB Online

Silahkan Masukkan Nomor NOP Anda Silahkan Masukkan Nomor NOP Anda Silahkan Masukkan Nomor NOP Anda Silahkan Masukkan Nomor NOP Anda Silahkan Masukkan Nomor NOP Anda Silahkan Masukkan Nomor NOP Anda Silahkan Masukkan Nomor NOP Anda

Pajak Hiburan

Admin Dispenda | Rabu, 17 Desember 2014 - 15:31:27 WIB | dibaca: 767 pembaca

Pengertian Pajak Hiburan :
  1. Objek Pajak Hiburan adalah Jasa Penyelenggaraan Hiburan dengan dipungut bayaran
  2. Subjek Pajak Hiburan adalah orang pribadi atau badan yang menikmati hiburan
  3. Pajak Hiburan adalah Pajak atas penyelenggaraan hiburan
  4. Masa Pajak Hiburan adalah jangka waktu tertentu yang lamanya 1 (satu) bulan kalender
  5. Hiburan adalah semua jenis tontonan, pertunjukan, permainan dan/ atau keramaian yang dinikmati dengan dipungut bayaran.
  6. Karaoke Keluarga adalah tempat hiburan yang tidak menjual minuman yang beralkohol.
  7. Penyelengara Hiburan adalah perorangan atau Badan yang menyelenggarakan hiburan baik untuk dan atas
  8. namanya sendiri untuk dan atas nama pihak lain yang menjadi tanggungannya.
  9. Penonton atau pengunjung adalah setiap orang yang menghadiri suatu hiburan untuk melihat dan atau mendengar atau menikmatinya atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh penyelenggara hiburan kecuali penyelenggara, karyawan, artis dan petugas yang menghadiri untuk melakukan tugas pengawasan.
Jenis Pajak Hiburan :
  1.  Tontonan film
  2. Pagelaran kesenian, musik, tari, dan/ atau busana
  3. Kontes kecantikan, binaraga, dan sejenisnya
  4. Pameran
  5. Diskotik, karaoke, klab malam, dan sejenisnya
  6. Sirkus, akrobat, dan sulap
  7. Permainan bilyar, golf dan bowling
  8. Pacuan kuda, kendaraan bermotor, dan permainan ketangkasan
  9. Panti pijat, refleksi, mandi uap/ spa, dan pusat kebugaran (fitness center)
  10. Pertandingan olahraga

Tarif Pajak Hiburan 

  1. 10 %

Wilayah Pungutan, Masa Pajak, Perhitungan dan Saat Pajak Terutang :

  1. Pajak Hiburan yang terutang dipungut dalam wilayah Kota Parepare.
  2. Masa Pajak Hiburan adalah 1 (satu) bulan kalender setelah pembayaran kepada Penyelenggara Hiburan.
  3. Besarnya Pokok pajak Hiburan yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif  Pajak